Blog Entrylirik nasyid bestAug 1, '07 1:32 AM
for everyone

The Zikr - Di Pondok Kecil




Di pondok kecil
Di pantai ombak
Berbuih putih
Beralun - alun

Disuatu hari
Ayah berkata
Jaga adik mu
Ayahkan pergi jauh
Ku pandang wajah ayah
Dahinya ku cium
Air mata mengalir
Hati ku pilu

ulang *

Diamđiamlah sayang
Jangan menangis
Doakan ayah
Semoga diterima

Diam adik ku sayang
Jangan menangis
Andai ayah gugur
Doakan dia syahid

ulang *

Selamat berjuang
Ayah tercinta
Kau pergi dulu ayah
Ke medan juang

Ku iringi doa
Moga berjaya
Beroleh kemenangan
Demi agama Islam

ulang*

Wahai abangku
Ke mana ayah
Ku sayang ayah
Ku cinta ayah

Duhai adik ku sayang
Jangan bersedih
Ayah mu pergi
Menyambut seruan ilahi

Tapi ingatlah adikku
Pesanan ayah
Berjuang dan berkorban
Walau dimana jua

ulang*

Pada mu tuhan
Aku bermohon
Dosa ayah ku
Minta diampunkan

Berilah rahmat
Bantulah ia
Untuk menegakkan
Agama

 

 

 

Epilog Silam
Album : Erti Pengorbanan
Munsyid : Haikal
[url]http://liriknasyid.com[/url]

Dalam mengenang kisah hidup silam
Ku sedar dari kesilapan lalu
Tuhan beratnya dosa-dosaku
Masihkah ada ampunan buatku

Tuhan...Dalam menempuh hidup ini
Banyaknya dugaan datang menguji
Tuhan...Ada yang dapatku gagahi
Dan ada yang gagal kuhindari

Tuhan...Dosaku menggunung tinggi
Tapi taubatku tak kutepati
Tuhan...Rahmat-Mu melangit luas
Terlalu sedikit kubersyukur

Kini kukembali pada-Mu
Mengharap maghfirah dari-Mu
Mogakan terampunlah dosa-dosaku
Biarpun ujian melanda
Ku tetap berkasih pada-Mu
Kerna kuyakin kasih-Mu
Kekal tiada sudahnya...

 

Kias Cinta

Album : Kias Cinta
Munsyid : Mohd Suhaimi El-Fardie
http://liriknasyid.com

 

seandainya dunia tiada warna
tetap kan ku kagumi
indah maya alam ciptaanNya
kudratNya ku agungi

namun jalin warna
zahirlah sang pelangi
menyisih mendung menambat seri
terbias semua cahaya
nyata ilham di alam mimpi
betapa ku syukuri nikmatNya
ku pasti...

begitu kias cinta
hadir menghuni jiwa
menyatu sejuta rasa
kurnia penuh bermakna

tika dalam gelita
atau sepi kembara
dihadirkan rasa cinta
sisih segala duka
anugerah dariNya

hanyalah cintaNya
yang amat ku harapkan
tiada lain yang jadi rayuan
namun Dia Maha Mengerti
tak mampu insan bersendiri
menempuh dugaan yang menguji
naluri...

Tak akan ku persia
limpah rahmat Yang Esa
bagaikan jalinan warna
yang menyulam cahaya
biasan kasihNya

moga tak diuji
asyik cinta duniawi
mengharap teduh redha Illahi
kerna segala kurnia
hadirnya hanya pinjaman
sungguh ku syukuri kesempatan
bahagia..

 

 

Atas Nama Cinta

Album : Tika Itu
Munsyid : UNIC
http://liriknasyid.com

 

Tika mata
Diuji manisnya senyuman
Terpamit rasa menyubur harapan

Dan seketika
Terlontar ke dunia khayalan
Hingga terlupa singkat perjalanan
Tersedar aku dari terlena
Dibuai lembut belaian cinta

Rela aku pendamkan
Impian yang tersimpan
Enggan ku keasyikan
Gusar keindahannya
Merampas rasa cinta
Pada Dia yang lebih sempuna

Bukan mudah
Bernafas dalam jiwa hamba
Dan ku cuba
Menghindarkan pesona maya
Kerna tak upaya ku hadapinya
Andai murka-Nya menghukum leka

Diatas nama cinta
Pada yang selayaknya
Kunafikan yang fana
Moga dalam hitungan
Setiap pengorbanan
Agar disuluh cahaya redha-Nya


Biar sendiri hingga hujung nyawa
Asal tak sepi dari kasih-Nya
Kerna sesungguhnya hakikat cinta
Hanya Dia yang Esa

Saratkan hati ini dengan cinta hakiki
Sehingga ku rasai
Nikmat-Nya
Syurga-Nya
Cinta-Nya

 

Nurul Iman

Album : Kiasan Naluri
Munsyid : Amar
http://liriknasyid.com

 

rindu kekasih yg syahdu nian
bertemankn kau di kamar hati
nurul iman oh dikau penyeri
kegelapan di kala mencari

gemersik alunan cinta berputik
mengharap persimpangan idaman hati
memenuhi fitrah insan sejati
keayuan anugerah Ilahi

nama yg terukir di pohonan suci
bernaung sebuah keikhlasan
engkau tersenyum ceria ku keharuan
dan bersemi cinta selama-lamanya

dia milik insan yg mendamba kebahagiaan
sebelum sesudahnya tercapai impian murni
kekasih hati cinta yg diredhai
ucapkanlah kalimah yg ku rindu

 

Ar-Ruhul Jadid

Album :
Munsyid : Ar-Ruhul Jadid
http://liriknasyid.com

 

Arruhul jadid fi jasadil ummah
Hai mujahid luluh lantakkan jiwa pendosa

Kami petualang mencari kebenaran
Mencari makna serta hakikat manusia
Kami berjuang menegakkan kehormatan
Hidup mulia atau mati sebagai syuhada

Kami berbekal alquran hakiki
Meneruskan cita dan risalah para nabi
Kami sandang julukan generasi ghuraba
Biar saatnya datang kami pimpin dunia

Kami semangat baru siap maju hancur semua musuh
Kami tentara Alloh siap korbankan harta bahkan jiwa

Kami serahkan semua hidup pada Alloh
Kami tekadkan tuk ikuti rasulullah
Usung panji ilahi iman kuat membaja
Hadapi tirani bebaskan umat dunia

 

 

Layar Keinsafan

Album : Layar Keinsafan
Munsyid : Mestica
http://liriknasyid.com

 

Sepi benar senja ini
Bayunya semilir, menganak ombak kecil
Jalur ufuk pula mengemas terang
Kapal dan layar terkapar

Mengapa nantikan senja
Barukan terdetik, pulang ke pengkalan
Gusar malam menghampiri
Ku tewas di lautan

Tuhan layarkanku ke arah cintaMu
Tuntuniku menggapai redhaMu
Rimbunan kasihMu ku berteduh
KepadaMu ya Tuhan
Berikan secebis keinsafan
Bekalan sepanjang perjalanan
Mencari ketenangan

c/o
Biar Kau menjadi saksi
Tulus tangisku kala dini hari
Kesempatan yang hanya sebentar
Moga keikhlasanku terlakar
Berikanlah ku hidayah
Agar dikuatkan iman yang lemah
Moga diberkati hidup ini
Menuju bahagia yang kekal abadi

PadaMu Tuhan
Kan kuserahkan cinta kepadaMu

Tuhan layarkanku ke arah cintaMu
Tuntuniku menggapai redhaMu
Rimbunan kasihMu ku berteduh
KepadaMu ya Tuhan
Berikan secebis keinsafan
Bekalan sepanjang perjalanan
Mencari ketenangan

c/o
Biar Kau menjadi saksi
Tulus tangisku kala dini hari
Kesempatan yang hanya sebentar
Moga keikhlasanku terlakar
Berikanlah ku hidayah
Agar dikuatkan iman yang lemah
Moga diberkati hidup ini
Menuju bahagia yang kekal abadi

Harapanku moga dikurniakan
Manisnya iman berpanjangan
Moga lautan hilang gelora

 

Puteriku Sayang

Album : Layar Keinsafan
Munsyid : Mestica feat Munif
http://liriknasyid.com

 

Lembut mu tak bererti kau mudah dijual beli
Kau mampu menyaingi lelaki dalam berbakti
Lembut bukan hiasan bukan jua kebanggaan
Tapi kau sayap kiri pada suami yang sejati

Disebalik bersih wajah mu disebalik tabir dirimu
Ada rahsia agung tersembunyi dalam diri
Itulah sekeping hati yang takut pada Ilahi
Berpegang pada janji yang mengabdikan diri

Malu mu makhota yang tidak perlukan singgahsana
Tapi ia berkuasa menjaga diri dan nama
Tiada siapa yang akan boleh merampasnya
Melainkan kau sendiri yang pergi menyerah diri

Ketegasan mu umpama benteng negara dan agama
Dari dirobohkan dan jua dari dibinasakannya
Wahai puteriku sayang kau bunga terpelihara
Mahligai syurga itulah tempatnya

 

Destinasi Cinta

Album :
Munsyid : Mestica
http://liriknasyid.com

 

Menyingkap tirai hati
Mengintai keampunan
Di halaman subur rahmat-Mu, Tuhan
Tiap jejak nan bertapak
Debu kejahilan
Akan ku jirus dengan madu keimanan

Tak ternilai airmata dengan permata
Yang bisa memadamkan api neraka
Andai benar mengalir dari nasuha nurani
Tak kan berpaling pada palsu duniawi

Destinasi cinta yang ku cari
Sebenarnya terlalu hampir
Hanya kabur kerana dosa di dalam hati
Telah ku redah daerah cinta
Yang lahir dari wadah yang alpa
Tiada tenang ku temui
Hanya kecewa menyelubungi

C/O
Ku gelintar segenap maya
Dambakan sebutir hakikat
Untuk ku semai menjadi sepohon makrifat
Moga dapat ku berteduh di rendang kasih-Mu

Namun ranjaunya tidak akan sunyi
Selagi denyut nadi belum berhenti
Durjana syaitan kan cuba menodai
Segumpal darah bernama hati
(Destinasi cinta Ilahi)

Lestarikan wadi kalbuku, oh Tuhanku
Leraikan aku dari pautan nafsu
Biarpun sukar bagiku melamar redha-Mu
Namun masihku mengharap ampunan-Mu
Wahai Tuhanku? Ya Allah?

 

 

 

Menanti Di Barzakh

Album : Halawatul Iman
Munsyid : Far East
http://liriknasyid.com

 

Ku Merintih, Aku Menangis,
Ku Meratap, Aku Mengharap,
Ku Meminta Dihidupkan Semula,
Agar Dapat Kembali Ke Dunia Nyata,

Perjalanan Rohku,
Melengkapi Sebuah Kembara,
Singgah Di Rahim Bonda,
Sebelum Menjejak Ke Dunia,
Menanti Di Barzakh,
Sebelum Berangkat Ke Mahsyar,
Diperhitung Amalan,
Penentu Syurga Atau Sebaliknya,

Tanah Yang Basah Berwarna Merah,
Semerah Mawar Dan Jugak Rindu,
7 Langkah Pun Baru Berlalu,
Susai Talkin Penanda Syahdu,
Tenang Dan Damai Di Pusaraku,
Nisan Batu Menjadi Tugu,
Namun Tak Siapa Pun Tahu Resah Penantianku,

Terbangkitnya Aku Dari Sebuah Kematian,
Seakan Ku Dengari,
Tangis Mereka Yang Ku Tinggalkan,
Kehidupan Disini Bukan Suatu Khayalan x2
Tetapi Ia Sebenar Kejadian x2

Kembali Oh Kembli,
Kembalilah Kedalam Diri,
Sendirian Sendiri,
Sendiri Bertemankan Sepi,
Hanya Kain Putih Yang Membaluti Tubuhku,
Terbujur Dan Kaku,
Jasad Terbujur Didalam Keranda Kayu,

Ajal Yang Datang Dibuka Pintu ,
Tiada Siapa Yang Memberi Tahu,
Tiada Siapa Pun Dapat Hindari,
Tiada Siapa Yang Terkecuali,
Lemah Jemari Nafas Terhenti,
Tidak Tergambar Sakitnya Mati,
Cukup sekali Jasadku Untuk Mengulangi,

Jantung Berdenyut Kencang,
Menantikan Malaikat Datang,
Mengigil Ketakutan Gelap Pekat Dipandangan,
Selama Ini Diceritakan x2
Kini Aku Merasakan x2
Dialam Barzakh Jasad Dikebumikan x2

Ku Merintih, Aku Menangis,
Ku Meratap, Aku Mengharap,
Ku Meminta Dihidupkan Semula,
Agar Dapat Kembali Ke Dunia Nyata,


Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help